SEKSI BINA KESEHATAN HEWAN KABUPATEN SAROLANGUN


DENGAN MENINGKATKAN KESEHATAN HEWAN KITA WUJUDKAN " SAROLANGUN EMAS"

Monday, September 19, 2011

Pentingnya Recording/Pencatatan Reproduksi pada Ternak Sapi

Apabila diperhatikan, peternak atau bahkan inseminator dan dokter hewan sering menganggap kecil pentingnya pencatatan atau recording reproduksi ternak sapi.  Padahal apabila ditelaah dengan teliti, dengan adanya data pencatatan reproduksi banyak parameter yang dapat dihasilkan sehingga dapat diketahui permasalahan gangguan reproduksi pada ternak sapi seperti : 
- Calving interval
- Conception rate
- Days to conception
- Pregnancy rate
- Service per conception dan lain-lain

Tentu saja untuk memperoleh data gangguan reproduksi hanya dokter hewan yang mempunyai wewenang melakukannya dengan menggunakan metode Palpasi per Rektal. Palpasi per Rektal bertujuan tidak hanya mendiagnosa penyakit reproduksi pada organ aksesoris seperti servix, vagina dan alat genital luar tetapi juga dapat mendiagnosa penyakit gangguan reproduksi pada uterus bahkan pada ovarium.  Sedangkan data yang dihasilkan dari pencatatan reproduksi ternak dapat bermanfaat sebagai anamnese dalam menentukan penyakit gangguan reproduksi.  Data gangguan reproduksi yang diperoleh harus disampaikan langsung kepeternak sehingga peternak dapat membantu dengan melakukan pengamatan pada alat genitalia luar dan sekitarnya yang sudah tentu petugas baik dokter hewan, inseminator dan paramedis veteriner tidak dapat melakukannya karena terkendala jarak. 

Sampaikan juga bahwa pengamatan yang harus dilakukan oleh peternak yaitu ada atau tidak adanya mukus, darah pada vulva dan sekitarnya (perhatikan di daerah pangkal ekor, paha dan lantai kandang), atau kelainan apapun yang ditemukan.

Tidak ada alasan peternak tidak dapat melakukan pencatatan, karena pencatan oleh peternak dapat dilakukan pada media yang tersedia di dekat kandang seperti kalender, buku catatan, papan tulis atau bahkan pada tiang dan dinding kandang.  Namun apabila memungkinkan pencatatan yang baik dilakukan oleh peternak yaitu pada buku catatan reproduksi khusus.

Pencatatan yang dilakukan mulai dari tanggal kelahiran, tanggal ternak menunjukan tanda birahi, tanggal perlakuan IB, tanggal pemeriksaan kebuntingan, catatan berapa kali IB, tanggal IB kedua atau seterusnya serta pengobatan reproduksi yang sudah diberikan oleh doketer hewan.

(untuk teman-teman yang sedang sibuk melakukan PKB demi menunjang program swasembada daging sapi 2014 jangan lupa pencatatan nya ya.....selamat bekerja)

MULAI SEKARANG SEKECIL APAPUN ITU, MARI LAKUKAN PENCATATAN/RECORDING........TIDAK ADA KATA TERLAMBAT, MULAILAH DARI DIRI KITA SENDIRI DAN DARI SEKARANG



No comments:

Post a Comment

Post a Comment