Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sarolangun melakukan aksi perubahan dalam Optimalisasi Peningkatan Kinerja Pelayanan Kesehatan Hewan Melalui Pembentukan Kader Vaksinasi. Yang melatar belakangi aksi perubahan ini adalah dikarenakan di Kabupaten Sarolangun masih terjadi kasus kematian ternak akibat penyakit Septicaemia epizootica atau yang sering dikenal dengan penyakit ngorok serta sumber daya manusia kesehatan hewan seperti dokter hewan dan para medik veteriner jumlah nya terbatas sehingga menjadi permasalahan yang harus segera dicarikan solusinya.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sarolangun melakukan aksi perubahan dengan melatih kader vaksinasi yang berasal dari peternak. Adapun manfaat dari aksi perubahan ini adalah:
1. Mengatasi kurangnya Sumber Daya Manusia pelaksana vaksinasi ternak
2. Menurunkan angka kematian ternak terutama karena penyakit SE
3. Meningkatnya Populasi Ternak
4. Memudahkan menggali informasi tentang kesehatan hewan dan peternakan serta
5. tercapainya kesejahteraan peternak di Kabupaten Sarolangun.
Dalam pelaksanaannya aksi perubahan ini di dukung oleh petugas penyuluh lapangan (PPL) di tiap desa serta aksi perubahan ini juga mendapat dukungan dari Kasat Binmas Polres Sarolangun yang siap membantu dan mensosialisasikan aksi perubahan ini. sehingga diharapkan ternaak di Kabupaten Sarolangun Kebal terhadap penyakit khususnya penyakit SE.
Koordinasi Aksi Perubahan dengan Kasat Binmas Polres Sarolangun
Pelaksanaan Vaksinasi SE
Sosialisasi dan Pelatihan Kader Vaksinasi di Kelompok Tani








