SEKSI BINA KESEHATAN HEWAN KABUPATEN SAROLANGUN

Saturday, October 30, 2021

Kadis Nakkan Belum Genap Sebulan Pasca Dilantik Sudah Membuat Gebrakan

Tiga belas hari kerja pasca dilantik menjadi Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sarolangun, Dulmuin, SP langsung memimpin pelayanan kesehatan hewan terpadu di Kelompok Tani Renah Mutu Desa Tanjung Kecamatan Bathin VIII.  Adapun populasi ternak sapi bali di kelompok tani renah mutu berjumlah 41 ekor. Dari 41 ekor tersebut sebanyak 23 ekor merupakan ternak bantuan program Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) tahun 2015 yang telah berkembang dari semula hanya berjumlah  9 ekor dan sekarang berjumlah 23 ekor.  sedangkan ternak sisanya adalah ternak pribadi masyarakat yang tergabung dengan kelompok tani renah mutu.

Pelayanan tersebut dilaksanakan oleh Bidang Kesehatan Hewan, Kesmavet dan P2HP yang terdiri dari 4 orang dokter hewan, 1 orang paramedis dan 1 orang petugas Inseminator.  Secara teknis pelayanan kesehatan hewan yang dilaksanakan pada kegiatan kali ini adalah melakukan pemberian obat cacing albendazole sebanyak 12 ekor, pengobatan thelaziasis sebanyak 5 ekor, pemberian multivitamin sebanyak 41 ekor, pemeriksaan kebuntingan secara perektal  sebanyak 5 ekor dengan hasil 2 ekor positif (umur kebuntingan 4 bulan dan 7 bulan) dan 3 ekor negatif / tidak bunting, serta melakukan Inseminasi Buatan pada satu ekor ternak sapi.

Pentingnya pemberian obat cacing dan multivitamin adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan sehingga ternak sapi dapat berkembang dengan baik. Adapun kegiatan Pemeriksaan Kebuntingan bertujuan untuk mendeteksi keberhasilan IB atau Kawin alam secara dini sehingga apabila ternak yang diperiksa tidak bunting peternak dapat langsung mengawinkan ternaknya kembali pada siklus birahi berikutnya. Sedangkan inseminasi buatan dilakukan untuk meningkatkan kualitas keturunan ternak sapi.

kegiatan seperti ini direncanakan akan dilakukan di seluruh kelompok tani ternak ruminansia yang di kabupaten sarolangun secara rutin setiap tahunnya.

Foto bersama tim Keswan dan Kesmavet dengan peternak kelompok tani renah mutu desa tanjung 

pemberian obat cacing oleh Bapak Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan

Penyuntikan Vitamin Oleh Bapak Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan

Sunday, September 20, 2015

PEMERIKSAAN TERNAK KURBAN

Dinas Perikanan dan Peternakan akan menggelar kegiatan rutin setiap tahunnya yaitu melakukan pemeriksaan hewan kurban. Pemeriksaan ini dilakukan di beberapa titik penjualan ternak sapi, kerbau dan kambing yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Sarolangun.  Selain di pedagang ternak kurban, pemeriksaan ini juga dilakukan langsung ke kelompok tani ternak yang menyediakan ternak kurban.

Mengatasi kurangnya tenaga medik dan paramedik veteriner yang menguasai pemeriksaan kesehatan hewan, dinas Perikanan dan Peternakan telah melakukan pelatihan fungsional pemotongan ternak kurban yang pesertanya adalah juru sembelih hewan kurban di Kecamatan Sarolangun. Kedepannya diharapkan peserta pelatihan ini lah yang menjadi perpanjangan Dinas dalam melakukan penyeleksian ternak yang akan dipotong.

Pemeriksaan akan dilakukan dua kali yaitu terhadap ternak sebelum dipotong  (Ante Mortem) dan ternak setelah dipotong (Post Mortem). Pemeriksaan ante mortem meliputi pemeriksaan fisik apakah ternak tersebut sehat atau tidak, pemeriksaan penyakit menular dan pemeriksaan kecukupan umur ternak sebagai salah satu syarat syahnya kurban. Sedangkan pemeriksaan post mortem dilakukan terhadap ternak yang telah dipotong meliputi kesehatan daging dan jeroan dari penyakit zoonosis (penyakit yang menular ke manusia).

Sehingga dengan adanya kegiatan ini masyarakat di Kabupaten Sarolangun tentram bathin karena daging kurban yang mereka konsumsi adalah daging yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal).